Widget HTML Atas

Bagaimana Cara Sembuh Dari Anxiety Disorder

Bagaimana Cara Sembuh Dari Anxiety Disorder




Jika kalian sampai pada artikel ini maka saya ucapkan selamat "Kalian sudah sampai ditempat yang tepat". Saya tidak akan memberikan nasihat tong kosong demi pundi-pundi rupiah penghasilan dari iklan. Saya juga tidak akan memberikan kalian harapan palsu dengan tujuan menjual obat herbal yang bisa menyembuhkan.

"Tidak!! Saya tidak akan mengambil keuntungan dari kalian"
Yang mengambil keuntungan pastilah mereka yang belum pernah merasakan seberapa menyakitkannya penyakit yang satu ini. Rasa sakit yang tidak hanya menyerang mental namun juga bisa muncul dalam gejala-gejala fisik yang cukup mengganggu.

Tenggorokan tercekik, Sulit Bernafas, Dada Sakit, Dada Nyeri, Berdebar, Ingin Pingsan, Perasaan Akan Mati, serta ketakutan-ketakutan lain yang menghampiri. Gangguan kecemasan ini bisa mudah disembuhkan namun disatu sisi bisa sulit untuk disembuhkan. Hal ini tergantung dari pilihan atau tindakan yang kalian lakukan karena semuanya berasal dari pikiran.

Jangan Melawan
Kalian mungkin kerap kali mencoba melawan rasa gelisah dan ketakutan tersebut dengan memberikan sugesti positif. Namun tahukah kalian saat kalian mencoba mensugesti diri "Ini Tidak Apa-apa" maka secara tidak langsung kalimat negatifnya juga terbawa "Ini pasti akan terjadi sesuatu yang berbahaya".


Saya ingat, pernah membaca sebuah buku tentang seberapa berbahayanya kata "Tidak" dan bagaimana menggunakannya dengan tepat agar hasil yang sesuai didapatkan.

Saya ambil bagian-bagian kecilnya saja:

1.Saya tidak akan mati karena penyakit ini
Secara tidak langsung, sugesti tersebut mengikutsertakan dua kata berbahaya yang akan mengganggu pikiran kalian sebagai seorang penderita gangguan kcemasan. Mati dan Penyakit. Oleh karenanya beberapa ahli menyarankan untuk menghindari penggunaan kata "tidak" dalam konteks sugesti tertentu. Contohnya seperti ini: Saya Akan Baik-Baik saja

Tidak ada kata negatif disana, hal itu juga akan sedikit mengalihkan perhatian kalian akan kata "mati" dan "penyakit" yang menjadi sumber kegelisahan kalian. Cara ini tergolong cukup manjur untuk membuat kalian perlahan "Menerima" teman baru yaitu kecemasan berlebihan tersebut.

2. Gunakan kata "Tidak" pada saat yang tepat
Kalian pasti tahu kalau beban pikiran bisa memicu kegelisahan dan penyakit kalian kumat. Dan karenanya kalian perlu belajar untung mengatakan "Tidak" dengan tegas agar kalian bisa fokus menyembuhkan diri tanpa ditambah banyak masalah lagi.

Saya paham, sebagian besar dari penderita Anxiety itu malas dan takut ke kerumunan. Perasaan takut pingsan dikerumunan kerap kali datang menyerang. Nah, bagaimana jika ada teman kalian yang mengajak untuk jalan keluar?

Mungkin ada pendapat "bodoh" yang mengatakan, "Sudah, pergi saja. Itung-itung latihan dan memperbaiki mental".

Ah, sumpah jika ada teman kalian yang seperti ini maka tampol saja biar gak kebiasaan hehehe. Bagi seorang penderita gangguan kecemasan maka ada hal-hal khusus yang tidak ditemui pada penyakit lain. Misal pada orang yang cedera kaki, maka setelah operasi ia akan diminta untuk mulai menggerakkan kaku agar tidak kaku dan sebagainya.

Namun bagi penderita Anxiety, menyuruhnya menghadapi sesuatu yang ia takuti bukanlah cara yang tepat. Ini tidak seperti menyembuhkan phobia terhadap ikan dan membiasakan diri memegang ikan dari waktu- ke waktu.

Penderita gangguan kecemasan memerlukan waktu untuk mulai "Menerima" dan saat itulah ia baru bisa menikmati jalan-jalan sore yang indah itu.

Nah, kembali lagi pada kata tidak, kalian harus bisa menolak sesuatu yang akan membebani pikiran kalian dengan tegas. Syaraf kalian tengah lelah dan menjadi sensitif, jadi jangan tambah lagi bebannya. Kecuali kalian memang pecinta tantangan dan ingin hidup selamanya bersama gangguan ini.

"Rin, pinjam uang 5 jt"
"Tidak!"


"Rin, pinjam motor"
"Tidak"


Kadang pasien gangguan kcemasan menjadi orang yang super paranoid jadi memang perlu menolak permintaan meminjam sesuatu jika tidak ada jalan lain lagi. Tak jarang mereka memikirkan hal sepele namun berakhir komples didalam kepala dan mencetus api pada bara ketakutan yang akhirnya membuat api kegelisahan berkobar kembali.

Hai Kak, Share AnxietyIndo Ke Yang Lain Ya

Tidak ada komentar untuk "Bagaimana Cara Sembuh Dari Anxiety Disorder"

Berlangganan via Email