Widget HTML Atas

Kekuatan Pikiran- Power Of Mind Dan Mastering Kekuatan Kata

Kekuatan Pikiran- Power Of Mind Dan Mastering Kekuatan Kata


Photo by Jared Rice on Unsplash

Anxiety Indo- Motivasi Untuk Kamu

TIDAK. Kata terhebat dan paling diperlukan dalam bahasa pada masa sekarang ini kemungkinan juga adalah paling destruktif dan„ untuk banyak orang, tersulit untuk diutarakan. Namun ketika kita tahu cara untuk menggunakannya dengan tepat, kata ini memiliki kemampuan hebat untuk mengubah hidup kita menjadi lebih baik.

Masalah Umum

Setiap hari.. kita mendapati diri kita dalam situasi yang
menuntut kita untuk mengatakan TIDAK ke orang terde-
kat kita atau orang yang menjadi tempat bergantung kita.


Bayangkan semua keladian untuk kata TIDAK yang mungkin timbul dalam kejadian sehari-hari:

Setelah sarapan, putri Anda memohon agar .Anda membelikan dia mainan baru. "TIDAK," jawab Anda, mencoba untuk tegas, "kamu sudah punya cukup banyak mainan." "Tolong, tolong sekali, semua teman saya punya mainan seperti itu." Bagaimana .Anda dapat mengatakan TIDAK tanpa merasa menjadi orangtua yang buruk?

Ketika Anda tiba di tempat kerja, bos Anda mengundang Anda memasuki kantornya dan meminta Anda untuk bekerja sepanjang akhir pekan untuk menyelesaikan suatu tugas penting. Itu adalah akhir pekan yang telah dinanti-nantikan oleh Anda dan pasangan Anda guna memiliki waktu istirahat yang sangat diinginkan. Tetapi„ yang meminta itu adalah bos, dan tinjauan untuk promosi Anda akan segera dilakukan. Bagaimana Anda dapat mengatakan TIDAK tanpa merusak hubungan Anda dengan bos Ancla dan mengacaukan promosi Anda?

Seorang pelanggan utama menelepon dan meminta Ancla untuk mengirimkan produk tiga minggu sebelum jadwal. Dari pengalaman masa lalu, Anda tahu betapa besar stres yang akan disebabkan oleh hal ini dan bahwai pada akhirnya, pelanggan mungkin tidak puas dengan kualitas produk itu. Tetapi, dia adalah pelanggan utama Anda dan dia mungkin tidak akan menerima jawaban TIDAK. Bagaimana Anda dapat mengatakan TIDAK tanpa merusak hubungan dengan pelanggan?

Anda sedang rapat internal, dan bos dari bos Anda berpaling dengan marah ke rekan kerja Anda, menyerang karyanya dengan sinis, menyerang dia secara pribadi, dan mempermalukan dia dalam cara terkasar yang dapat dibayangkan. Semua orang terdiam, ketakutan„ membeku,


tetapi diam-diam bersyukur karena orang lainlah yang menjadi target serangan kali ini. Anda tahu bahwa perilaku itu benar-benar tidak tepat, tetapi bagaimana Anda dapat berbicara dan mengatakan TIDAK?

Anda pulang dan mendapati telepon berdering. Itu adalah teman dan tetangga Anda, bertanya apakah Anda bersedia menjadi panitia kegiatan amal. Penyebabnya adalah hal yang bagus. "Anda pasti memiliki keterampilan yang kami perlukan," bujuk teman Anda. Anda tahu bahwa Anda telah memiliki banyak janji, tetapi bagaimana Anda dapat berkata TIDAK tanpa merasa bersalah?

Setelah makan malam, pasangan Anda mengemukakan masalah tentang ibu Anda yang telah mencapai usia lanjut sehingga tidak aman lagi bagi dia untuk tinggal sendirian dan ingin tinggal bersama Anda. Pasangan Anda tetap menolak dan memaksa Anda untuk menelepon ibu Anda serta menolaknya. Tetapi, bagaimana Anda dapat mengatakan TIDAK kepada ibu Anda sendiri?

Anda menyaksikan berita sore. Elerita itu dipenuhi cerita kekerasan dan ketidakadilan. Pembunuhan terjadi di negara lain. Anak-anak menderita kelaparan sementara makanan membusuk di gudang penyimpanan. Diktator berbahaya mengembangkan senjata pemusnah massal. Bagaimana kita, sebagai anggota masyarakat, mengatakan TIDAK atas ancaman-ancaman ini? Anda bertanyatanya.

Sesaat sebelum Anda pergi tidur, Anda menempatkan anjing di luar dan dia mulai menggonggong dengan keras,membangunkan tentangga Anda.Anda menyuruh dia diam tetapi dia tidak mau mendengar.Tampaknya, dengan anjing pun tidak mudah untuk mengatakan TIDAK.

Apakah cerita di atas terdengar tidak asing bagi


Anda?

Semua situasi ini memiliki satu kesamaan: untuk mempertahankan sesuatu yang penting, memuaskan kebutuhan Anda atau kebutuhan pihak lain, Anda perlu mengatakan TIDAK atas suatu permintaan atau permohonan yang tidak berkenan,suatu perilaku yang tidak tepat atau kasar, atau suatu situasi atau sistem yang tidak efektif atau tidak adil.

Mengapa TIDAK, blengapa Sekarang

Walaupun jawaban TIDAK selalu penting„ tetapi mungkin tidak pernah menjadi keterampilan sepenting sekarang.

Dalam rangkaian tugas saya,saya telah mendapat kesempatan untuk bepergian ke penjuru dunia, mengunjungi ratusan tempat kerja dan keluarga di beragam masyarakat dan berbicara dengan ribuan orang. Ke mana pun saya pergi, saya melihat, orang semakin stres clan tertekan. Saya bertemu dengan para manajer dan profesional yang kelelahan karena beban kerja yang berlebih. Saya melihat orang berusaha mengelola pekerjaan dan keluarga, dengan beban sangat berat pada para wanita yang bekerja luar rumah. Saya menemui orangtua yang memiliki sedikit waktu berkualitas untuk dihabiskan bersama anak-anak mereka, dan saya mendapati anak-anak yang terlalu banyak mendapat pekerjaan rumah dan pelajaran, dengan semakin sedikit waktu untuk bermain dengan santai. Di mana pun, orang kelebihan beban. Saya pun termasuk yang demikian.

Berkat revolusi pengetahuan, kita memiliki lebih banyak informasi dan pilihan daripada sebelumnya. Tetapi, kita juga memiliki lebih banyak keputusan untuk dibuat dan waktu yang lebih sedikit untuk membuat keputusan


karena langkah kehidupan semakin cepat dengan apa yang dinamakan sebagai kemajuan teknologi penghemat usaha. Batasan antara rumah clan tempat kerja semakin tidak jelas karena "pekerjaan" mencapai orang lewat telepon seluler dan e-mail, kapan pun dan di mana pun. Peraturan pun menjadi tidak jelas dan godaan untuk mengambil jalan pintas serta mematahkan standar etis pun besar.Di mana pun, orang-orang mendapati bahwa adalah sulit untuk menetapkan dan mempertahankan batasan.

TIDAK adalah tantangan terbesar pada masa sekarang.

Perangkap Tiga "M"

"TIDAK" mungkin merupakan kata terpenting dalam kosa kata kita, tetapi kata itu adalah yang tersulit diutarakan dengan baik.

Ketika saya meminta peserta seminar eksekutif saya di Harvard dan tempat lain menjelaskan alasan yang membuat mereka sulit mengatakan TIDAK, jawaban terbanyak yang saya terima adalah :

"Saya tidak ingin kehilangan kesepakatan."

"Saya tidak ingin merusak hubungan yang ada." "Saya takut dengan balasan yang mungkin akan mereka lakukan kepada saya."

"Saya akan kehilangan pekerjaan saya."

"Saya merasa bersalah, saya tidak ingin menyakiti mereka."

Inti kesulitan dalam mengatakan TIDAK adalah tekanan antara menggunakara kekuatan Anda dan memelihara huhungan Anda. Penggunaan kekuatan Anda„ sebagai inti tindakan untuk mengatakan TIDAK, mungkin merusak hubungan Anda, tetapi tindakan untuk memeli-


hara hubungan Anda mungkin memperlemah kekuatan Anda. Ada tiga sikap umum pada dilema kekuatan versus hubungan ini:

Mengakomodasi: Kita Mengatakan YA Ketika Kita Ingin Mengatakan TID.AK

Sikap pertama adalah mengutamakan hubungan bahkan bila hal itu mengorbankan kepentingan utama kita. Ini adalah sikap mengakomodasi. Kita mengatakan YA. ketika kita ingin mengatakan TIDAK.

Sikap ini biasanya berarti suatu YA yang tak sehat yang menghasilkan kedamaian palsu untuk sementara waktu. Saya menyerah pada permintaan putri kecil saya yang minta dibelikan mainan baru agar tidak merasa bersalah karena saya mengabaikan sesuatu yang dia inginkan hanya untuk menyebabkan lebih banyak permintaan dan kami berdua terperangkap dalam lingkaran ketakbahagiaan tanpa akhir. Saat bos meminta Anda untuk bekerja di sepanjang akhir pekan padahal Anda dan pasangan Anda telah berencana untuk bepergian, Anda menggeretakkan gigi dan menyerah, takut kalau Anda akan kehilangan promosi yang Anda idamkan, bahkan biarpun keluarga Anda menderita. Sering kali, kita menyepakati agar selamat, bahkan bila kita tahu bahwa itu bukan keputusan yang tepat bagi kita. YA kita benar-benar suatu YA yang destruktif karena hal itu mengabaikan kepentingan kita yang lebih berarti.

Sikap ini juga dapat merusak organisasi kita. Saya mengambil contoh dari Chris, seorang peserta salah satu seminar saya: "Saya dan rekan saya sedang mengerjakan kesepakatan senilai milyaran rupiah di kantor saya. Kami telah bekerja sangat keras dan berpikir bahwa kami telah


melakukannya dengan baik.Sesaat sebelum kesepakatan diselesaikan, saya putuskan untuk memeriksa ulang angka-angka yang ada untuk terakhir kalinya. Elegitu saya melakukan penghitungan„ semua menjadi terlihat sangat jelas bahwa kesepakatan itu tidak akan menguntungkan bagi kami untuk jangka panjang. Karena semua orang sangat senang dengan hal itu, dan mereka tidak sabar untuk meresmikan kesepakatan ituf saya tidak dapat mengacaukan kesepakatan itu. Jadif saya mengikuti walaupun saya tahu bahwa proyek itu tidak menguntungkan bagi kami dan bahwa saya seharusnya mengutarakan kebenaran. Yah, kesepakatan terjadi dan, seperti yang telah saya takutkan, setahun kemudian„ kami mengalami kekacauan besar-besaran. Bila saya menghadapi situasi itu sekarang, saya pasti langsung bicara. Itu merupakan pelajaran mahal tetapi bernilai."

Pikirkan ketakutan yang dialami Chris saat harus mengutarakan kebenaran, terutama karena "semua orang sangat senang dengan hal itu." Kami semua ingin disukai dan diterima. Tidak ada yang ingin tampak seperti orang yang tidak baik. Itulah yang ditakutkan Chris bila dia mengemukakan fakta yang tidak menyenangkan. Kesenangan semua orang akan berubah menjadi kemarahan yang ditujukan kepadanya, atau hal lain yang dia takutkan. Jadi, dia memutuskan untuk menyetujui kesepakatan yang pada akhirnya sangat disesali oleh dia dan yang lainnya.

Ada ungkapan bahwa setengah masalah yang kita hadapi hari ini datang dari perkataan Y.A. ketika kita seharusnya mengatakan TIDAK. Harga akibat mengatakan YA ketika kita seharusnya mengatakan TIDAK sangat mahal.


Menyerang: Kita Mengatakan TID.AK Dengan Buruk Lawan sikap pertama aclalah menyerang. Kita menggunakan kekuatan kita tanpa memedulikan hubungan. Bila sikap mengakomodasi dikendalikan oleh rasa takut, sikap untuk menyerang dikendalikan oleh rasa marah. Kita mungkin merasa marah kepada orang lain karena perilaku mereka yang menyakitkan atau diserang oleh suatu permintaan yang tidak masuk akal atau sekadar rasa frustasi yang disebabkan oleh keadaan. Secara alamiah„ kita menyerang, kita mengatakan TIDAK karena hal itu menyakitkan pihak lain dan merusak hubungan kita; seperti perkataan .Ambrose Bierce salah satu kalimat favorit saya: "Berbicaralah ketika Anda marah, dan Anda akan melakukan percakapan terbaik yang akan selalu Anda sesali."

Pikirkan hal yang terjadi dalam satu kesepakatan bisnis besar antara suatu lembaga pemerintah dan perusahaan besar yang telah disewa oleh lembaga pemerintah itu untuk membangun dan menjalankan sistem komputer guna mengelola pembayaran oleh pemerintah bagi kaum miskin, orangtua, dan orang-orang sakit. Dalam waktu tiga bulan, sistem komputer telah memakan biaya lebih dari separuh anggaran yang tersedia. Secara alamiah, lembaga tersebut takut kalau anggaran itu akan segera terkuras. Oleh karena itu, lembaga pemerintah itu secara resmi membatalkan kontrak dan mengambil alih proyek dari perusahaan. Para peiabat marah ke pihak perusahaan, dan sebaliknya manajer perusahaan marah ke lembaga pemerintah; mereka saling menyalahkan atas masalah yang terjadi.

Namun, pejabat pemerintah tertarik mendapatkan komputer dan dari perusahaan karena semua informasinya yang berharga. Harga perkiraan dari sistem  komputer adalah sebesar 500 milyar rupiah. Bagi perusa-haan, yang tidak memiliki pengguna lain untuk sistem itu, nilai sistem tersebut tidak berarti sama sekali bila mereka tidak dapat menjualnya ke lembaga pemerintah. Bagi lem-baga pemerintah, sistem dengan mudah dihargai sebesar 500 milyar rupiah karena bila mereka berusaha untuk mengkreasi-ulang data, biaya yang harus mereka keluar-kan dapat lebih besar selain itu, mereka tidak memiliki waktu. Biasanya, kesepakatan tidak pernah sesulit itu ka-rena hal itu merupakan kepentingan kedua pihak. Namun, karena masingmasing pihak marah, mereka menjadi saling menyerang dengan TIDAK yang destruktif. Hal itu meng-ubah negosiasi menjadi ajang saling tuding. Masing-ma-sing pihak membela kepentingannya sendiri dengan me-nyerang pihak lain. Hasilnya adalah ketiadaan kesepa-katan, dan 500 milyar rupiah pun menguap. Sepuluh ta-hun kemudian, lembaga pemerintah itu dan perusahaan tetap terjebak dalam proses pengadilam mereka mengelu-arkan ratusan juta rupiah per tahun untuk biaya pengadi-lan. Kedua pihak pada akhirnya mengalami kerugian besar. Bila banyak masalah kita timbul dari jawaban YA ketika kita seharusnya mengatakan TIDAK,maka pasti ba-nyak pula masalah yang ditimbulkan oleh jawaban TIDAK yang diutarakan secara buruk seperti yang dilakukan oleh lembaga pemerintah dan perusahaan pemasok itu.Kita tinggal di dunia yang memiliki konflik di mana-mana, di ru-mah„ di tempat kerja, dan di masyarakat umum.Pikirkan pertengkaran keluarga„ pemogokan yang tidak menye-nangkan, perselisihan di ruang direksi, atau perang berda-rah. Setiap waktu, orang saling menyerang, pesan apa yang sebenarnya mereka sampaikan? Inti setiap konflik

destruktif di dunia, besar atau kecil, adalah TIDAK. Terorisme apakah yang menjadi ancaman besar masa kini, bila bukan cara buruk untuk mengatakan TIDAK?

Menghindari: Kita Tidak Mengatakan Apa Pun

Sikap ketiga adalah menghindari. Kita tidak mengatakan YA dan kita tidak mengatakan TIDAK; kita tidak mengatakan apa pun. Penghindaran adalah suatu respons terhadap konflik yang sangat umum pada masa sekarang, terutama di dalam keluarga atau organisasi. Karena kita takut menyakiti pihak lain dan membuat mereka marah serta tidak puas, kita tidak mengatakan apa pun sambil berharap bahwa masalah akan pergi dengan sendirinya walaupun kita tahu bahwa itu tidak akan terjadi. Kita dan rekan kita duduk di meja makan sambil terdiam. Kita berpura-pura bahwa tidak ada yang mengganggu kita di tempat kerja ketika sebenarnya kita merasa sangat marah dengan perilaku rekan kerja kita. Kita mengabaikan ketidakadilan dan kekerasan yang dilakukan orang lain di sekeliling kita.

Penghindaran tidak hanya dapat merusak kesehatan pribadi kita, yaitu menghasilkan tekanan darah tinggi dan kemarahan„ penghindaran pun merusak kesehatan organisasi kita, karena masalah memburuk hingga mereka menjadi krisis yang tak dapat dihindari.

Penghindaran„ dalam bidang kehidupan apa pun, adalah mematikan. Seperti pernah dikatakan Martin Luther King Jr., "Hidup kita mulai berakhir di saat kita mendiamkan masalah."

Kombinasi

Ketiga sikap tersebut tidak hanya merupakan sikap yang
terpisah. Biasanya, sikap yang satu menimbulkan sikap


yang lain sehingga saya menyebut ketiga sikap ini sebagai perangkap tiga "M."

Kita pun sering kali mulai dengan mengakomodasi pihak lain. Lalu, secara alamiah, kita mulai merasa marah. Setelah menekan perasaan kita untuk sementara iiNaktu, ada saatnya kita pada akhirnya meledak, dan pada akhirnya merasa bersalah akibat dampak destruktif serangan kita. Jadi„ kita kembali jatuh ke sikap mengakomodasi atau menghindari, mengabaikan masalah dan berharap bahwa hal itu akan hilang. Kita seperti tikus yang terperangkap dalam jebakan, berlarian dari satu kotak ke kotak lain tetapi tidak pernah mendapatkan keju.

Ketiga pendekatan ini diterapkan dalam krisis yang menghantam Royal Dutch Shell pada bulan April 2004, ketika perusahaan itu dilaporkan melebih-lebihkan cadangan minyaknya, yaitu sebesar 20 persen. Reputasi perusahaan di mata publik rusak, dan tingkat kreditnya berkurang, sementara direktur utama, kepala eksplorasi, dan kepala bagian keuangan kehilangan pekerjaan mereka.

Alasan laporan yang keliru ini adalah adanya desakan direktur utama bahwa untuk setiap barel yang dipompa keluar dari tanah, dicatat satu barel cadangan minyak, orang lain tidak ada yang berani mengatakan TIDAK untuk hal ini, terlepas dari adanya fakta nyata bahwa apa yang dia perintahkan tak dapat diterima. Kepala eksplorasi Shell mencoba untuk rnengajukan peringatan tetapi karena ditekan oleh direktur utama, dia secara terbuka mengakomodasi hal itu bahkan walaupun secara pribadi dia marah. Tekanan semakin memuncak satu tahun kemudian ketika, setelah direktur utama memberi dia evaluasi kinerja yang negatif„ dia melakukan serangan balasan dengan pesan e-mall ekstrem yang diketahui publik:


"Saya telah bosan dan lelah untuk berbohong tentang masalah jumlah cadangan kita dan revisi yang harus dilakukan karena pembukuan yang terlalu agresifloptimis."

Ketika direktur utama diserang dan kepala eksplorasi bersikap menyerang dan mengakomodasi, kepala keuangan memilih untuk menghindar sambil berharap bahwa suatu ketika masalah akan menghilang. Tetapi, hal itu tidak menghilang dan pada akhirnya menimbulkan kekacauan besar-besaran dengan konsekuensi serius bagi semua pihak yang terlibat.

Jalan Keluar: TIDAK yang Positif

Untungnya, ada jalan keluar dari perangkap. Hal itu menuntut Anda untuk menantang asumsi umum bahwa Anda dapat menggunakan kekuatan untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan (dengan mengorbankan hubungan) atau Anda dapat menggunakan hubungan (dengan mengrobankan kekuatan). Jalan keluar itu meminta Anda untuk menggunakan keduanya pada saat bersamaan, menghadapi pihak lain dalam suatu konfrontasi yang konstruktif dan sopan.

Ini adalah hal yang dilakukan oleh seorang lelaki yang akan saya sebut sebagai John ketika dia merasa terdesak untuk menghadapi ayahnya yang mendominasi, orang yang juga menjadi bosnya. John bekerja dalam bisnis keluarga. Waktu kerjanya yang panjang membuat dia selalu jauh dari istri dan anak-anaknya, bahkan di hari bur. Walaupun beban kerja dan tanggung jawab John jauh melebihi rekan kerjanya, tiga saudara ipar lelakinya„ ayahnya membayar mereka semua dengan upah yang sama. Itu semua untuk menghindari diskriminasi, jelas ayahnya. Karena takut menghadapi ayahnya, John tidak pernah


mengeluh walaupun dia secara pribadi tidak suka dengan beban kerja dan ketidakadilan yang dialaminya. Akhirnya, John sadar bahwa sesuatu harus berubah. Dengan mengumpulkan semua keberaniannya, dia memutuskan untuk mengutarakan pendapatnya.

"Saat itu, kami sedang berada di meja makan ketika saya bilang bahwa saya ingin berbicara dengan dia secara pribadi. Saya memberi tahu bahwa saya ingin bersama keluarga saya di hari libur mendatang, bahwa saya tidak mau bekerja lembur lagi, dan bahwa saya ingin diberi upah yang sesuai dengan kerja saya."

John berbicara dengan tegas tetapi sopan.Respons ayahnya tidak seperti yang ditakutkan sang anak lelaki: "Ayah menerimanya dengan jauh lebih baik daripada yang saya duga sebelumnya. Saya tidak mencoba untuk mengalahkan dia. Saya sekadar ingin berdiri di atas kaki saya sendiri tidak di atas jari kakinya bila saya dapat mewujudkannya. Mungkin, dia merasakan hal itu, karena dia mengatakan tak apa untuk tidak ada waktu lembur dan mari kita bicarakan tentang upah. Saya rasa, dia merasa marah dan bangga pada saat yang bersamaan."

Sebelumnya, John telah mengasumsikan bahwa itu adalah tentang pilihan. Dia menggunakan kekuatannya atau dia mengutamakan hubungan. Karena takut kalau ayahnya tidak setuju, dia menekan kekuatannya selama bertahun-tahun. Dia mengakomodasi dan menghindar. Apa yang telah dia pelajari ketika dia mengatakan TIDAK ke ayahnya adalah bahwa bukan mustahil untuk meng- gunakan kekuatan Anda dan, di saat bersamaan, mempertahankan hubungan Anda. Itulah inti dari hal yang dimaksud dengan mengatakan TIDAK yang positif.


TIDAK yang positif A.dalah "YA! TIDAK. YA?"

Berlawanan dengan TIDAK yang biasa yang dimulai dengan TIDAK dan berakhir dengan TIDAK, TIDAK yang positif dimulai dengan YA dan diakhiri dengan YA.

Pertama-tama, jawaban TIDAK berarti YA! untuk diri Anda sendiri dan melindungi hal yang penting bagi .Anda. Seperti deksripsi John tentang motivasi: "Saya tidak ingin melakukan itu untuk mendapatkan respons tertentu walaupun saya tetap peduli dengan hal yang saya pikirkan.  Cara yang dipakai John untuk mengekspresikan pembuka kepacla ayahnya: "Ayah, keluarga saya memerlukan saya,dan saya ingin menghabiskan hari libur bersama mereka."

Lalu, John melanjutkannya dengan TIDAK yang diutarakan dengan tenang untuk menetapkan batasan yang jelas: "Saya tidak akan bekerja di sepanjang akhir pekan dan hari libur."

Dia mengakhiri dengan suatu YA? suatu undangan bagi pihak lain untuk mencapai kesepakatan yang menghargai kebutuhannya. "Yang saya usulkan adalah bahwa kami mencari kesepakatan baru sehingga pekerjaan yang penting dilakukan di kantor, dan saya menghabiskan waktu yang saya perlukan dengan keluarga saya."

Intinya, TIDAK yang positif adalah suatu YA TIDAK.? YA pertama mengekspresikan kepentingan Anda, TIDAK menekankan kekuatan Anda,dan YA kedua memperkuat hubungan Anda.TIDAK yang positif menyeimbangkan kekuatan dan hubungan untuk memenuhi kepentingan Anda.

Catatlah perbedaan antara YA pertama dan Y ke-


dua. YA pertama terfokus secara internal suatu dukungan terhadap kepentingan Anda; YA kedua terfokus secara eksbernai suatu undangan kepada pihak lain untuk mencapai kesepakatan yang memuaskan kepentingan mereka.

Kunci dari TIDAK yang positif adalah penghargaan. Apa yang membedakan TIDAK yang positif dari sikap mengakomodasi adalah bahwa Anda memberi penghargaan kepada diri .Anda dan pada hal yang penting bagi diri Anda. Apa yang membedakan TIDAK yang positif dari sikap menyerang adalah bahwa Anda memberi penghargaan kepada pihak lain ketika Anda mengatakan TIDAK atas permintaan atau perilaku mereka. TIDAK yang positif berfungsi karena, seperti dikatakan oleh John, Anda berdiri di kaki Anda sendiri, bukan di atas jari kaki mereka.

Suatu TIDAK yang positif sangat tepat untuk diperbandingkan dengan sebuah pohon. Batang pohon seperti TIDAK Anda lurus dan kuat. Tetapi karena batang pohon hanyalah bagian tengah dari sebuah pohon„ maka TIDAK Anda hanya bagian tengah dari TIDAK yang- positif. Akar yang menjadi asal mula batang adalah YA pertama Anda suatu YA untuk kepentingan lebih besar yang menopang Anda. Cabang dan dedaunan yang keluar dari batang adalah YA, kedua Anda suatu YA untuk menghasilkan kesepakatan dan hubungan yang mungkin dicapai. Buahnya adalah hasil positif yang Anda cari.

Ketika tiba saatnya bagi kita untuk membela diri kita sendiri, kita dapat banyak belajar dari pohon. Mereka tahu cara untuk berdiri. Mereka tahu cara memasukkan akar ke dalam tanah sambil mencapai langit. "Penumbuh akar yang hebat" adalah cara penyair William Butler Yeats untuk mendeskripsikan pohon kenari. Itu adalah TIDAK yang positif suatu TIDAK yang kuatnya seperti batang yang berakar di dalam YA yang Iebth daiarn dan berkembang menjadi YA yang lebih keras.


Tiga Manfaat Besar Dari TIDAK yang Positif
Menurut orang bijak leluhur India, ada tiga proses men-
dasar yang dilaksanakan di dunia ini: penciptaan, peme-
liharaanidan perubahan.Jawaban TIDAK adalah penting
bagi ketiga proses ini. Bila Anda dapat belajar cara me-
ngatakan TIDAK secara bijak dan cerdik,Anda da-
pat rnencipt-akan hal yang Anda inginkan, mehindungi hal
yang berharga bagi Anda, dan mengubJh hal yang tidak
berfungsi.Ini adalah tiga manfaat hebat dari TIDAK yang
positif.

Ciptakan Hal yang Anda Inginkan

Setiap hari, kita dihadapkan dengan pilihan kecil ataupun besar, karena dengan menjawab YA pada satu pilihan berarti menjawab TIDAK pada pilihan yang lain. Hanya dengan mengatakan TIDAK guna memperjuangkan waktu dan energi Anda, .Anda bisa menciptakan ruang untuk hal yang Anda inginkan serta bagi orang dan aktivitas yang benar-benar penting bagi Anda. Ini adalah rahasia yang


ironis: Anda tijdak bisa benar-benar mengatakan YA hingga Anda Nisa benar- benar mengataka n TIDAK.

Saya mempelajari hal ini di awal karier saya dari investor terkenal dan sangat sukses„ yaitu VVarren Buffett. Suatu hari, setelah sarapan, dia memberi tahu bahwa rahasia menciptakan kekayaannya terletak dalam kemampuannya untuk mengatakan TIDAK. "Saya duduk di sana sepanjang hari dan mempelajari proposal investasi. Saya berkata TIDAK, TIDAK, TIDAK, TIDAK, TIDAK, TIDAK hingga saya melihat satu proposal seperti yang saya cari. Dan kemudian, saya mengatakan YA. Semua yang perlu saya lakukan adalah mengatakan YA beberapa, kali dan saya menghasilkan kekayaan." Setiap YA yang penting memerlukan ribuan TIDAK.

Tidak adalah kata kunci dalam menetapkan fokus strategis Anda. Ambillah contoh Southwest Airlines, maskapai penerbangan tersukses di Amerika Serikat serta maskapai penerbangan berbiaya rendah pertama di dunia. Rahasianya adalah„ bila Anda berpikir tentang itu, menyampaikan TIDAK yang positif kepada pelanggan maskapai penerbangan itu. Dalam rangka menjawab YA untuk keberhasilan dan keuntungan (YA pertama), strateginya adalah mengatakan TIDAK untuk pemesanan tempat duduk, makanan panas, dan pemindahan bagasi antarmaskapai penerbangan. Penolakan pada ketiga layanan ini, yang pacla awalnya dianggap sebagai keuntungan penting bagi penumpang, memungkinkan Southwest mengorganisasikan pesawatnya untuk bisa berputar haluan dengan sangat cepat di bandara. Pada akhirnya, hal ini memungkinkan Southwest mengatakan YA (YA kedua) untuk tarif yang masuk akal dan jadwal yang nyaman dengan penerbangan reguler yang dapat diandalkan, kualitas yang sangat dihargai oleh pelanggannya.

Lindungi Hal yang Bernilai Bagi Anda

Pikirkan sesaat semua hal yang bernilai bagi Anda: kebahagiaan Anda pribadi, kebahagiaan orang yang Anda cintai, keberhasilan organisasi A.nda, keamanan dan dasar ekonomi yang kuat dari negara Anda. Hampir segala hal yang kita pedulikan dapat terpengaruh atau terancam perilaku pihak lain. TIDAK yang positif memungkinkan kita menetapkan, mempertahankan, dan melindungi batasan utama, pribadi, organisasi, dan masyarakat yang penting untuk melindungi sesuatu yang bernilai bagi kita.

Pikirkan bagaimana sekelompok ibu mengatakan TIDAK ke "epidemi" kekerasan remaja antargeng yang tampaknya tak dapat dihentikan di lingkungan rumah tinggal mereka. Karena pada awalnya mereka merasa benar-benar tak berdaya, para perempuan itu menemukan kekuatan dalam doa. Dan suatu sore, mereka keluar dari gereja dan pergi ke jalan serta bergabung dengan para remaja yang sedang menanti dimulainya tawuran antar geng. Para perempuan itu berbicara dengan para putra serta keponakan mereka, mereka menawari mereka minuman ringan dan kue-kue serta mendengarkan keluhan mereka. Mengejutkan, para lelaki muda itu tidak melakukan tawuran malam itu. Jadif para ibu pergi ke jalan lagi di malam berikutnya dan malam-malam selanjutnya. Sebagai tanggapan atas kepedulian para remaja itu, para ibu tersebut memulai bisnis kecil dan menawarkan pekerjaan kepada para remaja dan juga pelatihan untuk menangani konflik. Kekerasan di lingkungan itu sangat berkurang. Rahasia para ibu adalah TIDAK yang positif. YA pertama mereka adalah kedamaian dan keamanan, TIDAK mereka adalah


kekerasan„ dan YA kedua mereka adalah membantu para remaja lelaki itu mendapatkan pekerjaan dan membangun harga diri mereka.

Ubah Hal yang Tidak Berfungsi

Apakah Anda membicarakan keberhasilan melakukan perubahan organisasional, perubahan pribadi di rumah, atau perubahan politis atau ekonomi di tingkat masya- rakat, setiap perubahan kreatif dimulai dengan TIDAK ya- ng disengaja atas statris quo. Mungkin, TIDAK Anda ada- lah atas arogansi dan kemandegan di tempat kerja, ketidakjujuran dan kekerasan dalam kehidupan keluarga, atau ketidakadilan dan diskriminasi di masyarakat umum.

Satu keluarga memiliki seorang putra yang telah merusak hidupnya dan hidup keluarganya dengan menjadi pencandu judi. Jadi suatu hari, orangtua dan para saudara kandungnya berkumpul untuk melakukan sesuatu yang dikenal sebagai "inter-vensi" dan menghadapi sang putra secara konstruktif. Mereka mulai memberi tahu dia betapa berartinya dia bagi mereka (Y.A. pertama mereka) clan dilanjutkan dengan menyatakan bahwa dia perlu berhenti berjudi (TIDAK mereka) atau kehilangan dukungan mereka. Mereka mengundang dia untuk mencari bantuan di rumah perawatan bagi para penjudi (YA kedua mereka). Dengan dihadapkan pada TIDAK yang positif ini„ dia setujui mendapatkan bantuan terapetik, dan sembuh dari kecanduannya.

Sebagai tambahan untuk membantu Anda mengatakan TIDAK ke orang lain, metode TIDAK yang positif clapat membantu Anda untuk mengatakan TIDAK ke diri Anda sendiri. Hampir semua orang terkadang sulit mengatakan TIDAK atas godaan dan perilaku yang merusak diri,


seperti pola makan„ minum, atau konsumsi yang berlebih. Sering kali, kita merespons dengan mengakomodasi godaan itu, atau kita menyerang mereka dengan penilaian diri, atau kita sekadar tetap mengabaikan (penolakan) hal yang terjadi dalam diri kita. Pengetahuan untuk menyampaikan TIDAK yang positif kepada diri kita sendiri melindungi kepentingan terpenting kita sambil menunjukkan penghargaan dan empati kepada diri kita sendiri dapat menjadi bantuan yang bernilai untuk mengubah diri kita menjadi lebih baik.

Bagaimana Menggunakan Buku Ini

Metode TIDAK yang positif adalah sesuatu yang saya sebut sebagai hal yang tidak masuk akal: sesuatu yang secara intuitif kita pahami tetapi sangat jarang dipraktikkan karena hal itu bertentangan dengan rangsangan dan reaksi normal kita ketika kita ingin mengatakan TIDAK. Buku ini dibagi menjacli tiga bagian atau tahapan. Bagian pertama mendeskripsikan cara untuk mempersiapkan TIDAK yang positif. Bagian kedua menjelaskan cara untuk menyampaikara TIDAK yang positif. Dan bagian ketiga menunjukkan cara untuk melakukan teras, yaitu mengubah penolakan seseorang atas TIDAK Anda menjadi penerimaan. Masing-masing tahap ini penting bagi keberhasilan Anda.

Dalam buku ini, Anda akan menemukan bahwa masing-masing tahap ini memiliki tiga bab yang menjelaskan tahapan tersebut, bab pertama terfokus pada YA pertama Anda, bab kedua pada TIDAK Anda atas permintaan atau perilaku pihak lain, dan bab ketiga pacla YA Anda untuk hasil positif.

Pertama-tama, Anda mernpersi.apkan TIDAK yang


positif Anda„ Anda menemukan YA Anda, beri kekuatan pada TIDAK Anda, dan menghargai jalan Anda ke YA. Kemudian, Anda menemukan TIDAK yang positif Anda, Anda menyampaikan YA Anda„ menegaskan TIDAK Anda, mengusulkan YA. Akhirnya, dan terpenting, Anda melanjukan TIDAK yang positif Anda, Anda tetap setia pada YA Anda, menekankan TIDAK Anda, dan melakukan negosiasi untuk YA.

Saya percaya bahwa Anda akan mendapatkan lebih banyak manfaat dari buku ini bila Anda tetap mengingat paling tidak satu situasi sulit dalam hidup Anda yang membuat Anda ingin mengatakan TIDAK. Karena bab-bab dalam buku ini menuntun Anda untuk melalui proses TIDAK yang positif setahap demi setahap, saya mendorong Anda untuk menerapkan proses tersebut ke situasi yang Anda temui dan menggunakannya untuk membantu Anda mengembangkan strategi yang efektif.

Jawaban TIDAK adalah dilema yang kita hadapi di rumah, di tempat kerja„ dan di tempat-tempat lain. Segala yang Anda peclulikan-kebahagiaan Anda dan kesejahteraan keluarga Anda, keberhasilan Anda dalam pekerjaan Anda, dan kesehatan masyarakat yang lebih luas tergantung pada kemampuan Anda untuk mengatakan TIDAK ketika timbul masalah. Hal itu mungkin sulit, tetapi proses TIDAK yang positif mempermudah hal itu karena proses itu menawarkan cara untuk membela diri Anda tanpa merusak hubungan Anda. Betapapun sulitnya untuk mengatakan TIDAK bagi Anda„ Anda dapat belajar cara melaksanakan proses tiga tahap yang sederhana ini dan menyempurnakan keterampilan Anda dengan sedikit praktik, kesabaran, dan usaha. Nialahan bila Anda semakin memahami proses ini, hal itu semakin mungkin menjadi kehebatan kedua Anda.

Begitu Anda menguasai keterampilan TIDAK yang positif, hal itu dapat memberikan manfaat terbesar bagi Anda: kebebasan untuk menjadi diri Anda yang sebenarnya dan melakukan hal yang benar-benar harus Anda lakukan.

***

Hai Kak, Share AnxietyIndo Ke Yang Lain Ya

Tidak ada komentar untuk "Kekuatan Pikiran- Power Of Mind Dan Mastering Kekuatan Kata"

Berlangganan via Email