Widget HTML Atas

Mengenal Anxiety Lebih Dekat Demi Kesehatan Mental Dan Kehidupan Normal Kalian

Mengenal Anxiety Lebih Dekat Demi Kesehatan Mental Dan Kehidupan Normal Kalian



Rasa cemas atau anxiety adalah hal yang normal dirasakan ketika seseorang menghadapi situasi atau mendengar berita yang menimbulkan rasa takut atau khawatir. Namun, anxiety perlu diwaspadai jika muncul tanpa sebab atau sulit dikendalikan, karena bisa jadi hal tersebut disebabkan oleh gangguan kecemasan.

Disuatu sore sebelum mentari terbenam, tanpa ada sebab apapun tiba-tiba kalian merasakan ada sesuatu yang aneh. Merasa gelisah, tercekik, gemetar, berdebar dan jantung terasa sakit. Panik, jelas siapapun dengan kondisi seperti itu akan panik terlebih mereka belum mengetahui penyakit apa yang sesungguhnya mereka alami. Kemudian memanggil ambilance dan diantarkan ke UGD. Di UGD mendapatkan pertolongan dan pengecekan yang mengatakan "Anda baik-baik saja".

Jelas siapapun pasti akan bengong karena jelas-jelas dia merasakan siksaan mengerikan sebelumnya seakan hari ini adalah kesempatan terakhirnya untuk bisa bernafas. Berbagai spekulasipun muncul dan akhirnya memancing gejala aneh yang terjadi sebelumnya.

Suklus setan tanpa henti ini jelas akan menguras daya hidup dan semangat untuk beraktifitas. Semua pekerjaan tidak dilakukan dengan maksimal, hubungan sosial menjadi renggang karena takut pingsan ditengah kerumunan. Semuanya terasa berubah hingga akhirnya muncul keinginan "Kapan bisa seperti dulu lagi?"

Keinginan tersebut jauh lebih tulus dibanding keinginan untuk balikan dengan mantan dan merasakan kasih sayang seperti dulu lagi. Keinginan ini benar-benar harapan paling tinggi dari seseorang yang sudah "lelah" dengan kondisi aneh ini.

Saya disini menjelaskan hal tersebut untuk menegaskan "Kalian tidak abnormal, saya, mereka dan para dokter paham apa yang kalian alami saat ini"

***

Dalam kasus yang ektrim karena rasa takut sudah begitu kental maka munculah ketakutan baru "Ketakutan, apakah saya akan menjadi gila?". Saya juga pernah mengalami hal seperti ini, seakan ingin lari dan minta tolong. Tapi lari kemana? Rasa takut ini adalah bagian dari kita sendiri yang tak mungkin terpisah, sedangkan untuk munta tolong memangnya siapa yang paham?

Mulailah muncul rasa malu untuk mengungkapkannnya, "Bukannya dokter akan geli mendengar ketakutan akan kematian dan ketakutan akan menjadi gila ini?"

Inilah kesalahan awal karena menyembunyikan apa yang kalian rasakan sehingga penanganan yang diberikan tidak tepat sasaran.

Tidak ada yang aneh dengan takut mati atau takut menjadi gila. Semua orang juga akan takut akan hal tersebut. Cuma dalam kasus kalian, seakan ada amplifier yang membuat frekuensi ketakutannya menjadi lebih bersar bekali-kali lipat.

Ingat, mungkin kalian langsung cemas saat membacanya. Ingat kembali rumusnya, "Menerima, Mengapung dan Biarkan Waktu berlalu" oke?

Tarik nafas kalian, selonjorkan kaki dan lemaskan badan sambil mencoba menunjukkan senyum terbaik kalian. Kalian tidaklah lemah, malahan kalian adalah orang-orang yang sangat kuat yang hiduo berdampingan dengan rasa takut yang mngerikan itu. Jadi kalian pasti bisa melalui hal tersebut.

Mungkin kalian akan berpikir "Apakah akan ada gejala baru yang muncul?"

Tidak, semua gejalanya hanya akan berputar disitu-situ saja, jadi kalian tidak perlu khawatir akan perasaan aneh dan ketakutan yang baru. Semuanya akan selalu berhubungan dengan terasa tercekik, gemetetar, jantung berdebar dan sakit serta merasa akan pingsan.

***

Berikut adalah gejala umum gangguang kecemasan tersebut:

  • Gugup, gelisah, dan tegang
  • Detak jantung cepat
  • Napas cepat
  • Gemetaran
  • Sulit atau bahkan tidak bisa tidur
  • Banyak berkeringat
  • Tubuh terasa lemas
  • Sulit konsentrasi
  • Adanya perasaan seperti akan ditimpa bahaya
Cemas atau anxiety tidak selalu buruk. Dengan pikiran positif, rasa cemas yang muncul dapat dijadikan motivasi atau dorongan untuk dapat mengatasi tantangan atau situasi tertentu. Sebagai contoh, saat akan ujian atau wawancara kerja, rasa cemas mungkin bisa membuat Anda termotivasi untuk belajar atau mempersiapkan wawancara kerja dengan sebaik-baiknya.

Hal yang perlu diwaspadai adalah ketika rasa cemas tetap muncul meski faktor pemicunya sudah hilang atau perasaan cemas muncul tanpa alasan jelas dan mengganggu aktivitas. Dalam hal ini, Anda patut mencurigai adanya gangguan kecemasan.Masing-masing penderita dapat merasakan gejala yang berbeda, tergantung jenis gangguan kecemasan yang dideritanya. Untuk menentukan apakah anxiety yang muncul terbilang normal atau disebabkan oleh gangguan mental, perlu dilakukan pemeriksaan oleh psikolog atau psikiater.


***

Seseorang yang menderita gangguan kecemasan umum bisa merasa cemas atau khawatir secara berlebihan terhadap berbagai hal, mulai dari pekerjaan, kesehatan, hingga hal-hal yang sederhana, seperti berinteraksi dengan orang lain. Anxiety yang muncul akibat gangguan kecemasan umum bisa dirasakan setiap hari dan menetap hingga lebih dari 6 bulan. Akibatnya, penderita gangguan kecemasan ini akan menjadi sulit menjalani aktivitas dan pekerjaan sehari-hari. Selain munculnya rasa cemas yang mengganggu, penderita gangguan kecemasan umum juga dapat merasa cepat lelah, tegang, mual, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, sesak, dan insomnia.
Hai Kak, Share AnxietyIndo Ke Yang Lain Ya

Tidak ada komentar untuk "Mengenal Anxiety Lebih Dekat Demi Kesehatan Mental Dan Kehidupan Normal Kalian"

Berlangganan via Email