Widget HTML Atas

Perasaan Kliyengan Seperti Mau Pingsan

Perasaan Kliyengan Seperti Mau Pingsan


Ada seorang ibu-ibu sebut saja namannya Susan. Ibu Susan ini beberapa bulan belakangan memang sedang di "terror" oleh perasaan aneh yang mengganggu pikirannya. Setiap dia berdiri dia langsung merasa kliyengan seakan mau pingsan saat ini juga. Namun anehnya, sampai tulisan ini dibuat Ibu Susan belum pernah sekalipun pingsan karena perasaan tersebut. Lalu apa yang sebenarnya terjadi?

Seberanya Ibu Susan ini bukan hanya merasa akan pingsan, namun ada perasaan lain yang mengikut seperti tercekik, takut akan penyakit mematikan serta perasaan takut mati. Jadi dokter sudah langsung paham, ini sudah megarah pada rasa sakit fisik yang disebabkan oleh pikiran, jadi wajar saja saat dilakukan pemeriksaan Ibu Susan dianggap sehat dan bugar.

Tidak ada tanda-tanda penyakit jantung dan penyakit lainnya karena rasa sakit tersebut ternyata dipicu oleh saraf tak sadar yang sudah kita pelajari di SMA sebelumnya. Saraf ini mengatur kinerja otot yang tidak bisa kita kendalikan, termsuk otot lambung, jantung dan sebagainya.

Singkat cerita Ibu Susan merasa hidupnya sudah dirusak, nikmatnya sudah dicabut dan mungkin nyawanya juga akan menyusul. Namun hari berganti minggu, minggu berganti bulan dan bulan berganti tahun. Dia masih hidup.

Tidak banyak yang berubah, dia masih sanggup bekerja walau hidupnya serasa seperti di neraka. Dia pergi tidur dengan segudang rasa takut, tidurnya pun tak lebih baik dari pada pemabuk berat dan gaya hidup inilah yang sebenarnya lebih berbahaya dibanding penyakit sarafnya. Dia kadang berpikir "Sudah tiga tahun hidup seperti ini, apakah tidak bisa kembali seperti dulu lagi?"

Dia tidak pernah mau menceritakan rasa sakit aneh ini, saat ke dokter ia hanya mengatakan kalau perutnya kembung dan menjabarkan gejala-gejala maag lainnya. Dia tidak pernah menyampaikan betapa sulitnya ia untuk bisa tidur. Betapa mengerikannya bangun dipagi hari yang dipenuhi rasa takut layaknya buronan yang sedang dikejar polisi.

Itulah kesalahannya, dia tidak pernah mau jujur.

Namun tuhan berkata lain, ia beruntung akhirnya bertemu dengan temannya yang pernah mengalami hal serupa. Tanpa sadar ia keceplosan, dan temannya langsung paham saat melihat gerak-gerik gelisah padahal tidak ada yang salah.

Dia kemudian dibimbing, dibawa kedokter dan disuruh untuk mengkonsumsi penenang.

"Tapi kan, kemarin ada artis yang minum obat ini?"

Itulah yang ia katakan saat melihat obat yang akan dia minum. Hal ini mengingatkannya betapa media mengangkat isu ini dan artis tersebut di gelandang ke kantor polisi.

"Kamu mendapatkan ini dari dokter, bukan penjahat. Lagipula jika kamu mengikuti resep dan anjurannya maka tidak akan ada hal buruk yang terjadi" ujar temannya yang memang sudah makan asam garam pengobatan kecemasan ini.

Ajaib, untuk pertama kalinya ia merasakan tidur yang nyenyak. Temannya juga tidak lupa memberikannya tips dan cara mengendalikan rasa takutnya. Tidak dengan melawan, namun menerima. Apa yang diajarkan oleh temannya mirip seperti materi terapi yang bisa kalian temukan disini.

Dan akhirnya, Ibu Susan bisa mengendalikan rasa takut tersebut dan hidup berdampingan dengan gejala aneh itu. Sekarang dia tidak lagi cemas saat perutnya terasa diaduk-aduk, hanya butuh satu menit maka rasa diaduk itupun perlahan menghilang.

Dan setelahnya dia tersenyum simpul sambil berkata "Ternyata begitu sederhana, untuk apa tiga tahun yang dulu kukorbankan dan menderita?"

Dia tertawa dan berkata "Menerima adalah kunci mengalahkannya"


Hai Kak, Share AnxietyIndo Ke Yang Lain Ya

Tidak ada komentar untuk "Perasaan Kliyengan Seperti Mau Pingsan"

Berlangganan via Email